Kalkulator perbandingan

Hitung perbandingan sederhana dan temukan perbandingan senilai atau berbalik nilai antar berbagai besaran, dengan rumus langkah demi langkah dan contoh. Gunakan titik sebagai pemisah desimal.

X

Terdapat nilai yang tidak valid.

X =

Rumus yang digunakan untuk perhitungan:

X
=
×

Apa itu perbandingan?

Perbandingan adalah metode untuk menemukan nilai yang belum diketahui dari tiga data yang saling berhubungan. Di sekolah, cara ini sering disebut aturan tiga atau diselesaikan dengan perkalian silang. Hubungannya bisa perbandingan senilai (berbanding lurus), ketika kedua besaran naik atau turun bersama, atau perbandingan berbalik nilai (berbanding terbalik), ketika yang satu naik dan yang lain turun.

Menurut banyaknya besaran yang terlibat, dibedakan perbandingan sederhana dan perbandingan berganda. Yang sederhana membandingkan dua besaran; yang berganda dipakai jika ada tiga atau lebih. Berikut masing-masing dijelaskan dengan rumus dan contoh.

Perbandingan sederhana

Perbandingan sederhana digunakan jika ada dua besaran dan tiga nilai diketahui. Tujuannya adalah mencari nilai keempat. Bisa senilai atau berbalik nilai, tergantung besaran berubah searah atau berlawanan arah.

Perbandingan senilai

Perbandingan senilai berlaku jika suatu besaran bertambah, besaran lain juga bertambah, dan jika berkurang, yang lain ikut berkurang. Misalnya, unduhan yang lebih besar membutuhkan waktu lebih lama. Dengan data A, B, dan C, nilai yang dicari dihitung sebagai berikut:

A B
C X
X
=
B × C
A

Contoh perbandingan senilai

Jika mengunduh 5 GB membutuhkan 10 jam, berapa lama mengunduh 8 GB?

5 10
8 X
X
=
10 × 8
5
=
16 jam

Perbandingan berbalik nilai

Perbandingan berbalik nilai berlaku jika suatu besaran bertambah, besaran lain justru berkurang. Misalnya, semakin banyak pekerja, pekerjaan yang sama selesai dalam lebih sedikit hari. Susunan datanya sama seperti pada senilai; yang berubah adalah rumus untuk mencari X:

A B
C X
X
=
A × B
C

Contoh perbandingan berbalik nilai

Jika 5 pekerja menyelesaikan suatu pekerjaan dalam 10 hari, berapa lama 8 pekerja menyelesaikannya?

5 10
8 X
X
=
5 × 10
8
=
6.25 hari

Perbandingan berganda

Perbandingan berganda digunakan jika terlibat tiga atau lebih besaran. Masing-masing bisa senilai atau berbalik nilai terhadap besaran yang dicari. Diselesaikan langkah demi langkah: dulu satu hubungan, lalu dengan hasil itu hubungan berikutnya.

Contoh perbandingan berganda

Soal

Jika 2 orang mengecat 1 kamar dalam 6 jam, berapa jam yang dibutuhkan 4 orang untuk mengecat 3 kamar?

  1. Besaran diidentifikasi: orang, kamar, dan jam.
  2. Untuk setiap besaran, ditentukan apakah senilai atau berbalik nilai terhadap jam.
  3. Diselesaikan langkah demi langkah: dulu hubungan berbalik nilai, lalu yang senilai.

Penyelesaian

Pertama, setiap hubungan diklasifikasikan:

  1. Orang dan jam: berbalik nilai (lebih banyak orang, lebih sedikit jam).
  2. Kamar dan jam: senilai (lebih banyak kamar, lebih banyak jam).

Dengan perbandingan berbalik nilai dihitung berapa lama 4 orang mengecat 1 kamar:

2 6
4 X
X
=
2 × 6
4
=
3 jam

4 orang membutuhkan 3 jam untuk mengecat 1 kamar. Dengan perbandingan senilai diperoleh waktu untuk 3 kamar:

1 3
3 Y
Y
=
3 × 3
1
=
9 jam

Jadi, 4 orang membutuhkan 9 jam untuk mengecat 3 kamar.