Hitung laju metabolisme basal (BMR) Anda secara online dan dapatkan kalori basal serta total pengeluaran energi yang disesuaikan dengan tingkat aktivitas fisik, menggunakan persamaan Mifflin-St Jeor. Gunakan titik sebagai pemisah desimal.
Laju Metabolisme Basal (BMR):
kalori per hari.
Total Pengeluaran Energi Harian (TDEE):
kalori per hari.
Estimasi kalori yang perlu dikonsumsi untuk menurunkan:
1 kg / bulan = kalori per hari.
2 kg / bulan = kalori per hari.
3 kg / bulan = kalori per hari.
4 kg / bulan = kalori per hari.
Laju Metabolisme Basal (BMR), juga dikenal sebagai Metabolisme Basal atau Pengeluaran Energi Basal, adalah jumlah minimum energi (diukur dalam kalori) yang dibutuhkan tubuh Anda untuk mempertahankan fungsi vitalnya dalam istirahat absolut: pernapasan, sirkulasi darah, regulasi suhu, fungsi otak, dan sintesis hormon.
BMR Anda mewakili antara 60% dan 75% dari total pengeluaran energi harian Anda. Sisanya dibagi antara aktivitas fisik (~20%) dan efek termal makanan (~10%), yaitu energi yang digunakan tubuh untuk mencerna makanan.
Menariknya, sebagian besar energi yang Anda konsumsi saat istirahat tidak digunakan untuk kerja mekanis (seperti kontraksi otot), melainkan untuk mempertahankan keseimbangan cairan dan ion antar sel tubuh. Organ yang paling banyak mengonsumsi energi saat istirahat adalah otak, hati, dan sistem saraf pusat.
Persamaan Mifflin-St Jeor (1990) dianggap sebagai rumus paling akurat untuk memperkirakan Laju Metabolisme Basal pada orang dewasa sehat, menurut American Dietetic Association. Berbeda dengan persamaan Harris-Benedict (1919), persamaan ini dikembangkan dengan data populasi yang lebih baru dan representatif.
BMR = (10 × Berat badan dalam kg) + (6,25 × Tinggi badan dalam cm) - (5 × Usia dalam tahun) + 5
BMR = (10 × Berat badan dalam kg) + (6,25 × Tinggi badan dalam cm) - (5 × Usia dalam tahun) - 161
Perbedaan antara kedua rumus adalah suku terakhir: +5 untuk pria dan -161 untuk wanita. Ini mencerminkan bahwa pria cenderung memiliki massa otot lebih besar dan, dengan demikian, metabolisme basal lebih tinggi.
Setelah memperoleh BMR, kalikan dengan faktor aktivitas fisik yang sesuai untuk mendapatkan Total Pengeluaran Energi Harian (TDEE), seperti ditunjukkan pada gambar berikut:
Mari kita lihat contoh praktis untuk pria berusia 30 tahun dengan tinggi 175 cm dan berat 75 kg dengan aktivitas fisik ringan (1-3 kali per minggu):
Sekarang contoh untuk wanita berusia 25 tahun dengan tinggi 165 cm dan berat 60 kg dengan aktivitas sedang (3-5 kali per minggu):
Jika Anda mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada Total Pengeluaran Energi Harian (TDEE) Anda, Anda menciptakan defisit kalori yang memaksa tubuh menggunakan lemak yang disimpan sebagai sumber energi. 1 kg lemak tubuh setara dengan sekitar 7.700 kalori.
Misalnya, jika TDEE Anda adalah 2.000 kkal/hari dan Anda ingin menurunkan 1 kg lemak per bulan, Anda membutuhkan defisit sebesar 7.700 ÷ 30 = 257 kalori per hari. Artinya, Anda harus mengonsumsi sekitar 1.743 kkal per hari.
Defisit sebesar 500 hingga 750 kalori per hari dianggap aman dan berkelanjutan, yang memungkinkan penurunan berat badan 0,5 hingga 0,7 kg per minggu. Defisit yang lebih agresif dapat menyebabkan hilangnya massa otot, kelelahan, dan efek metabolik yang merugikan.
Meskipun sering digunakan secara sinonim, Laju Metabolisme Basal (BMR) dan Laju Metabolisme Istirahat (RMR) tidak persis sama:
Dalam praktik klinis, RMR lebih sering digunakan karena lebih mudah diukur. Untuk keperluan perhitungan pola makan, perbedaan antara keduanya minimal.