Kalkulator Mean, Median, dan Modus

Hitung mean, median, dan modus dari sampel statistik secara online dengan data tidak terkelompok atau data terkelompok berdasarkan rentang dan frekuensi. Gunakan titik sebagai pemisah desimal.

Rentang
Frekuensi
Rentang
Frekuensi
Data yang dimasukkan tidak valid.

Mean

Median

Modus

Apa itu mean statistik?

Mean statistik adalah rata-rata dari sekumpulan angka. Ini adalah ukuran yang digunakan untuk merepresentasikan nilai tipikal atau pusat dalam sekelompok data.

Cara menghitung mean statistik

Mean statistik x dihitung dengan menjumlahkan semua nilai dalam sampel dan membaginya dengan jumlah total data.

Rumus mean statistik

x
=
1
n
·
n
Σ
i = 1
xi

Keterangan:

  • n = ukuran sampel.
  • xi = nilai-nilai individual.

Apa itu median statistik?

Median statistik adalah ukuran tendensi sentral yang merepresentasikan nilai yang membagi sekumpulan data terurut menjadi dua bagian yang sama. Untuk menghitung median, sangat penting menggunakan kalkulator median yang andal, terutama saat bekerja dengan kumpulan data besar atau data terkelompok.

Cara menghitung median

Untuk menghitung median, pertama-tama urutkan data dari yang terkecil ke terbesar. Jika jumlah data ganjil, median adalah nilai tengah. Jika genap, ambil rata-rata dari dua nilai tengah.

Untuk data terkelompok, digunakan rumus khusus yang diterapkan secara otomatis oleh kalkulator median kami.

Rumus median statistik

Untuk data tidak terkelompok:

Median = (n + 1) / 2

Untuk data terkelompok:

Median = L + [(n/2 - F) / f] * c

Keterangan:

  • n = jumlah total data
  • L = batas bawah kelas median
  • F = frekuensi kumulatif kelas sebelum kelas median
  • f = frekuensi kelas median
  • c = lebar interval kelas median

Apa itu modus statistik?

Modus statistik adalah nilai yang paling sering muncul dalam sekumpulan data. Untuk menghitung modus secara efisien, terutama dalam kumpulan data besar atau data terkelompok, disarankan menggunakan kalkulator modus khusus.

Cara menghitung modus

Untuk menghitung modus, identifikasi nilai atau nilai-nilai yang paling sering muncul dalam kumpulan data. Untuk data terkelompok, digunakan rumus khusus yang diterapkan oleh kalkulator modus kami untuk mendapatkan hasil yang akurat.

Rumus modus statistik

Untuk data tidak terkelompok:

Modus = Identifikasi nilai yang paling sering muncul. Bisa lebih dari satu nilai.

Untuk data terkelompok:

Modus = L + [(d1) / (d1 + d2)] * c

Keterangan:

  • L = batas bawah kelas modus
  • d1 = selisih antara frekuensi kelas modus dan kelas sebelumnya
  • d2 = selisih antara frekuensi kelas modus dan kelas sesudahnya
  • c = lebar interval kelas modus

Apa perbedaan antara median dan modus statistik?

Perbedaan utama antara median dan modus adalah bahwa median merepresentasikan nilai tengah dari sekumpulan data terurut, sedangkan modus adalah nilai yang paling sering muncul. Menghitung median memerlukan pengurutan data, sedangkan menghitung modus melibatkan penghitungan frekuensi. Kalkulator median dan kalkulator modus kami dapat melakukan kedua perhitungan secara efisien, baik untuk data sederhana maupun data terkelompok, memberikan hasil yang akurat dalam hitungan detik.

Perbedaan antara data terkelompok dan tidak terkelompok

Data terkelompok dan tidak terkelompok adalah dua cara berbeda untuk mengorganisasi informasi statistik. Data tidak terkelompok adalah kumpulan nilai-nilai individual, sedangkan data terkelompok diorganisasi dalam interval atau kategori. Pilihan antara menggunakan data terkelompok atau tidak terkelompok memengaruhi cara menghitung median dan modus, sehingga penting untuk memahami perbedaan ini saat menggunakan kalkulator median atau kalkulator modus.

Contoh data terkelompok

Data terkelompok disajikan dalam interval atau kelas. Misalnya, usia mahasiswa di universitas dapat dikelompokkan sebagai berikut:

Rentang
Frekuensi
18-22 tahun
150 mahasiswa
23-27 tahun
120 mahasiswa
27-32 tahun
20 mahasiswa

Dalam kasus ini, menghitung median atau modus memerlukan penggunaan rumus khusus untuk data terkelompok yang telah disebutkan sebelumnya.

Contoh data tidak terkelompok

Data tidak terkelompok adalah nilai-nilai individual tanpa pengelompokan. Melanjutkan contoh usia, data bisa berupa:

19, 20, 21, 21, 22, 23, 23, 24, 25, 26, 28, 30, 32, 35

Untuk data ini, menghitung median berarti mengurutkannya dan menemukan nilai tengah, sedangkan modus adalah nilai yang paling sering muncul (dalam kasus ini, 21 dan 23 masing-masing muncul dua kali, sehingga ada dua modus).

Menggunakan kalkulator median dan modus sangat berguna saat bekerja dengan kumpulan data besar, baik terkelompok maupun tidak terkelompok, karena mengotomatisasi perhitungan ini dan mengurangi margin kesalahan.