Kalkulator ovulasi dan masa subur

Estimasi tanggal ovulasi, jendela masa subur, dan haid berikutnya menggunakan tanggal haid terakhir dan rata-rata panjang siklus Anda. Hasil bersifat perkiraan.

Pilih hari pertama dari haid terbaru Anda.

Hitung dari hari pertama satu haid hingga sehari sebelum haid berikutnya.

Masukkan panjang siklus antara 20 dan 45 hari.

Proyeksi 4 siklus berikutnya

Proyeksi estimasi untuk 4 siklus berikutnya. Pilih siklus apa pun untuk melihat detail seperti hari puncak kesuburan dan saran tanggal tes kehamilan.

Metodologi perhitungan alat

Kalkulator menggunakan metode kalender matematis untuk mengestimasi ovulasi dan masa subur berdasarkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) dan panjang siklus:

Estimasi ovulasi = HPHT + panjang siklus − 14 hari

Berdasarkan acuan ini, ditentukan interval waktu berikut:

  • Masa subur: Mencakup 5 hari sebelum estimasi ovulasi dan hari ovulasi itu sendiri (total 6 hari), mempertimbangkan kelangsungan hidup sperma (hingga 5 hari).
  • Hari puncak kesuburan: 2 hari sebelum ovulasi dan hari ovulasi, saat peluang pembuahan paling tinggi.
  • Saran tes kehamilan: Diproyeksikan 14 hari setelah estimasi ovulasi, saat hormon hCG mencapai tingkat yang dapat terdeteksi dalam urine.

Konsep dan fisiologi ovulasi

Ovulasi adalah fase dalam siklus menstruasi di mana folikel ovarium yang matang melepaskan sel telur ke saluran tuba falopi, tempat sel telur bertahan selama 12 hingga 24 jam.

Siklus menstruasi terdiri dari dua fase utama: fase folikel (panjang bervariasi) dan fase luteal (biasanya konstan 12–14 hari sebelum haid berikutnya).

Pertimbangan klinis dan batasan teknis

Metode kalender adalah model probabilitas. Panjang fase folikel dapat bervariasi karena stres, perubahan berat badan, PCOS, atau penggunaan kontrasepsi.

Alat ini bersifat informatif dan edukatif. Tidak memberikan diagnosis medis dan tidak boleh digunakan untuk kontrasepsi.

Sumber dan referensi medis

Model algoritma yang disusun oleh Calculatodo berdasarkan pedoman lembaga kesehatan:

  1. ACOG: Fisiologi siklus menstruasi & masa subur.
  2. Office on Women’s Health (HHS): Model estimasi ovulasi.
  3. ACOG: Panduan klinis siklus menstruasi dan kesuburan.